Beruang Cipta Literasi

Kereta Pertama Bee

Buku Kereta Pertama Bee lahir dari sebuah hari yang sebenarnya biasa saja. Hari yang sederhana tetapi diam-diam menetap lama di hati saya. Hari itu adalah kali pertama anak saya, Beryl, menaiki kereta api. Bagi kita orang dewasa, perjalanan kereta mungkin sekadar rutinitas berpindah tempat. Namun, saat menatap mata Beryl yang berbinar, tangan kecilnya yang menggenggam erat, dan tubuh mungilnya yang berusaha tenang di tengah deru mesin yang asing, saya sadar bagi seorang anak perjalanan ini adalah sebuah dunia baru yang menakjubkan.

Di momen itulah saya belajar bahwa setiap "yang pertama" bagi anak bukan hanya soal mencoba hal baru. Ini adalah proses belajar memercayai dunia. Belajar bahwa ada waktu yang berjalan, ada jarak yang ditempuh, dan ada orang dewasa yang setia menemani di sisinya. Bee, lebah kecil dalam cerita ini, adalah perwujudan dari ingatan tersebut. Ia adalah cerminan dari Beryl, juga cerminan dari anak-anak kita semua. Bee adalah sosok yang penuh rasa ingin tahu tetapi terkadang ragu.

Ia menunggu, ia sempat terlambat, bahkan sempat hampir gagal. Namun pada akhirnya, ia tetap berangkat. Bukan dengan kesempurnaan, melainkan dengan keberanian kecil yang jujur. Melalui perjalanan Bee, saya ingin mengajak anak-anak mengenal nilai-nilai sederhana tanpa merasa digurui: tentang bagaimana menghargai waktu, tentang sabar menunggu, hingga tentang arti sebuah persahabatan yang tulus.

Judul: Kereta Pertama Bee
Penulis: Annisa Fajria Maulida
Tebal: 38 halaman
Genre: Cerita anak bergambar
Ukuran: 21 cm x 14 cm
Harga: Rp65.000
Oplah: 100 eksemplar